WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label lever. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lever. Tampilkan semua postingan
delima putih obat herbal kolesterol
DELIMA PUTIH OBAT HERBAL KOLESTEROL TINGGI

Delima putih merupakan salah satu jenis delima diantara beberapa jenis delima lain seperti delima ungu dan delima merah. Buah delima sendiri memiliki nama Latin Punica Granatum yang berasal dari kawasan Timur Tengah dan kemudian mulai menyebar ke daerah tropis seperti salah satunya adalah Indonesia. Delima putih tidak hanya terlihat cantik sehingga sering digunakan sebagai tanaman hiasan, namun delima putih juga menyimpan banyak manfaat lain yang berguna untuk kesehatan.

Dalam buah delima putih sendiri mengandung banyak nutrisi seperti zat besi, kalsium, vitamin B6, vitamin C, riboflavin, karbohirat, serat, protein, energi, lemak, gula, kalium, thiamine, niacin, folat, zat besi, fosfor, seng dan juga magnesium.

delima putih kering obat herbal menurunkan kolesterol tinggi
OBAT HERBAL MENURUNKAN KOLESTEROL TINGGI


KHASIAT DELIMA PUTIH ANTARA LAIN :

1. Obat Cacing
Khasiat dari delima putih yang pertama adalah sangat baik untuk mengobati penyakit cacingan. Delima putih akan sangat ampuh untuk membunuh cacing penyebab dari penyakit sekaligus menyembuhkan penyakit cacingan tersebut secara alami.

Bagian akar delima putih juga bisa digunakan untuk menyembuhkan cacingan. Caranya, dengan mencuci bersih akar delima putih lalu mencampurnya dengan bawang putih dan ditambahkan dengan sedikit air lalu di saring dan minum sampai habis.

2.  Mencegah Kanker Payudara
Untuk para wanita, mengkonsumsi buah delima putih juga sangat baik untuk mencegah penyakit kanker payudara. Delima putih akan menyehatkan sel di dalam tubuh khususnya pada area payudara sehingga bisa mencegah timbulnya sel kanker payudara tersebut.


Kolesterol yang berlebihan di dalam tubuh sangat tidak baik dan menjadi pemicu timbulnya berbagai penyakit berbahaya lainnya. Mengkonsumsi delima putih bisa dijadikan alternatif alami untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh secara signifikan.

4. Mengatasi Impotensi

Delima putih juga sangat berkhasiat untuk mengatasi impotensi, caranya adalah dengan memeras sari dari 1 delima putih matang lalu di campur dengan daging kelapa belia mulung, ketan gajih yang sudah di rendam, gula aren, gula pasir dan juga madu. Haluskan semua bahan dan rebus sampai tercampur rata dan minum ramuan ini sampai habis.

5. Mengatasi Insomnia
Insomnia atau susah tidur juga bisa diatasi dengan memanfaatkan delima putih yakni bagian daunnya. Caranya, haluskan 3 gram daun delima putih dan rebus dengan 200 ml air sampai tersisa 1/4 bagian saja. Tunggu sampai agak dingin dan minum air ini sebelum anda pergi tidur.

6. Menyembuhkan Sakit Perut

Untuk menyembuhkan sakit perut juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan daun delima putih. Caranya adalah dengan merebus beberapa lembar daun delima putih dengan air dan minum air rebusan tersebut untuk melancarkan proses pencernaan.

7. Mengatasi Disentri

Untuk menyembuhkan disentri bisa dilakukan dengan memanfaatkan buah serta daun delima putih karena kandungan anti bakteri yang ada di dalam tanaman ini. Caranya, rebus daun delima putih dengan air secukupnya, setelah cukup dingin, masukkan dalam blender dan tambahkan dengan daging buah delima putih yang matang seperti membuat jus. Minum jus ini sampai habis hingga disentri bisa sembuh total.


Penyakit kuning bisa terjadi karena penumpukkan bilirubin di dalam darah dan jaringan tubuh lain. Gejala dari sakit kuning juga bisa diatasi dengan memanfaatkan ekstrak dari delima putih. caranya, keringkan daun delima lalu haluskan hingga di dapat sebanyak 3 gram daun delima bubuk. Rebus bubuk delima putih ini lalu minum airnya sebanyak 2 kali dalam sehari.

9. Mengatasi Eksim

Eksim yang merupakan salah satu penyakit kulit atau sering juga disebut dengan eksema bisa menyebabkan radang lepu pada permukaan kulit. Penyakit kulit ini juga bisa disembuhkan dengan memanfaatkan daun delima putih yakni dengan menghaluskan daun delima putih lalu tempelkan pada area kulit yang terkena eksim.

10. Menyembuhkan Batuk

Daun delima putih juga bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan batuk. Caranya, rebus beberapa lembar daun delima yang sudah dikeringkan dan campur dengan tunas daun serta lada hitam. Saring ramuan ini dan minum selagi hangat.
Delima putih ini ternyata memiliki banyak khasiat mulai dari buah, kulit buah, daun sampai ke akarnya tidak kalah dengan jenis buah delima lainnya. Gunakan delima putih ini sebagai pengobatan herbal untuk mengatasi berbagai penyakit yang anda derita.


#kolesterol#obatkolesterol#herbalkolesterol#obatherbalkolesterol#obatkolesterolmanjur#obatkolesterolampuh#obatlever#lever#herballever#obatherballever#obatlevermanjur#obatleverampuh#obatherballeverampuh#obatherballevermanjur#gejalalever#ciricirisakitlever#herbalalamisakitlever#pengobatanlever#pengobatanalamileverpengobatanherballever. 

obat herbal alami sakit lever jamu raja jawa
JAMU RAJA JAWA HERBAL ALAMI UNTUK OBATI PENYAKIT LIVER

obat herbal alami jamu raja jawa kiri

obat herbal alami jamu raja jawa kanan



Penyakit lever 


atau hati adalah istilah yang digunakan ketika hati mengalami gangguan sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Liver atau hati merupakan organ terbesar kedua dalam tubuh manusia dengan ukuran kira-kira sebesar bola rugby dan memiliki dua bagian (lobus) kanan dan kiri. Liver terletak di perut kanan atas tepat di bawah tulang rusuk dan memiliki beberapa fungsi di dalam tubuh, antara lain:
  • Metabolisme lemak. Hati menghasilkan empedu dan kolesterol yang berfungsi dalam mencerna dan transportasi lemak dalam tubuh.
  • Metabolisme protein. Hati menghasilkan asam amino untuk menyusun protein yang penting untuk melawan infeksi serta membersihkan amonia yang merupakan produk pembuangan dari metabolisme protein dan beracun bagi tubuh.
  • Metabolisme karbohidrat. Hati adalah tempat menyimpan gula sehingga turut membantu menjaga keseimbangan gula dalam darah.
  • Metabolisme hemoglobin. Hemoglobin merupakan komponen pembentuk sel darah merah sehingga sel darah merah dapat berfungsi dengan normal. Hati menyimpan zat besi sebagai bahan baku membentuk hemoglobin dan membersihkan bilirubin yang merupakan produk buangan dari metabolisme hemoglobin atau sel darah merah. Bilirubin berlebihan dapat membuat tubuh menjadi kuning.
  • Metabolisme obat-obatan dan racun. Hati membuat obat-obatan yang kita konsumsi berubah dari zat aktif menjadi zat yang tidak aktif lalu membersihkannya juga dari dalam tubuh sehingga dapat dibuang melalui urine atau feses. Salah satu zat yang dimetabolisme oleh hati adalah alkohol.
  • Membantu pembekuan darah.
Sebetulnya, hati merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-selnya yang rusak. Akan tetapi, jika sel-sel yang rusak cukup banyak, maka kerja hati untuk tubuh dapat terganggu. Biasanya terjadi penurunan fungsi hati ketika kerusakan sel-sel hati mencapai 75%.
Meskipun penyebab penyakit liver sangat beragam, perkembangan penyakit dan kerusakan jaringan hati memiliki pola yang mirip. Pengenalan tahapan kerusakan hati sangat penting, karena dengan mengetahui tahapan kerusakan hati, akan menentukan tindakan pengobatan dan pencegahan kerusakan jaringan lebih lanjut. Kerusakan jaringan hati akibat penyakit umumnya mengikuti pola tahapan sebagai berikut:
  • Tahap 1, yaitu fase permulaan penyakit atau inflamasi Tahap ini ditandai dengan adanya inflamasi (peradangan), baik pada jaringan hati maupun saluran empedu. Inflamasi yang muncul disebabkan oleh tubuh yang mencoba memerangi infeksi atau iritasi yang terjadi. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita mengalami nyeri perut. Jika tidak ditangani dengan baik, inflamasi dapat membuat kerusakan pada jaringan hati. Namun, pada tahap awal, inflamasi dapat ditangani dan dicegah agar tidak berlanjut ke tahapan berikutnya.
  • Tahap 2, yaitu fibrosis hati. Fibrosis hati pada dasarnya merupakan suatu proses penyembuhan luka pada jaringan hati akibat inflamasi, namun tidak efektif. Hati yang fibrosis sudah mengalami kerusakan jaringan dan mulai menghambat aliran darah pada Jika penyebabnya penyakit akut, maka kerusakan jaringan hati dapat dipulihkan ke kondisi semula. Namun, jika penyebabnya penyakit kronik, maka fibrosis hati dapat berlanjut menjadi sirosis yang memiliki tingkat kematian cukup tinggi. Perubahan kerusakan hati dari fibrosis ke sirosis bervariasi pada tiap orang dan dapat berlangsung selama puluhan tahun. Variasi perubahan fibrosis hati menjadi sirosis dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan.
  • Stadium 3, yaitu sirosis. Sirosis merupakan kondisi kronis yang disebabkan oleh kerusakan jaringan hati dan penyumbatan aliran darah. Penderita penyakit liver yang sudah mengalami sirosis dapat mengalami gejala serius dan membutuhkan perawatan khusus dari dokter. Perawatan yang diberikan berfokus pada meringankan gejala penyakit liver yang muncul dan mencegah gagal
  • Stadium 4, yaitu gagal hati. Pada tahap akhir ini, terjadi kerusakan hati secara menyeluruh sehingga menyebabkan hilangnya fungsi organ ini secara menyeluruh. Penderita gagal hati memerlukan perawatan khusus untuk meminimalkan risiko kematian. Meskipun perkembangan penyakit liver dari tahap 1 hingga tahap 3 memerlukan waktu bertahun-tahun, kerusakan hati yang sudah mencapai tahap akhir tidak bisa diperbaiki dan dapat menyebabkan kematian.

Jenis Dan Penyebab Penyakit Liver

Jenis penyakit liver sangat beragam. Hingga saat ini, penyakit liver yang sudah teridentifikasi mencapai sekitar 100 jenis penyakit dengan penyebab yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit liver berdasarkan penyebabnya:
  • Penyakit liver terkait alkohol. Penyebab penyakit liver ini adalah konsumsi alkohol selama bertahun-tahun. Alkohol bersifat toksik untuk sel-sel hati, terutama pada saat organ ini menyaring alkohol dari dalam darah. Pada saat alkohol disaring oleh hati, sel-sel hati dapat mengalami kematian. Meskipun demikian, hati memiliki kemampuan regenerasi, untuk mengganti sel-selnya yang telah rusak sehingga fungsinya tetap terjaga. Akan tetapi, jika seseorang terus-menerus mengonsumsi alkohol, maka kemampuan regenerasi hati dapat terganggu dan dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius dan berbahaya.
  • Non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) atau perlemakan hatiDalam kondisi normal, sel-sel hati seharusnya hanya mengandung sedikit lemak, namun pada penyakit liver ini terdapat penumpukan lemak yang berlebih di sel-sel hati. Perlemakan hati seringkali terjadi pada orang yang mengalami obesitas dan memiliki kandungan lemak tinggi di dalam tubuh.
  • Hepatitis. Hepatitis merupakan penyakit liver yang muncul akibat peradangan pada jaringan hati. Beberapa jenis hepatitis tergolong ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Sedangkan beberapa jenis lainnya merupakan hepatitis serius yang dapat berkembang menjadi sirosis, gagal hati, maupun kanker hati. Hepatitis dapat terjadi secara akut maupun kronis. Penyebab terjadinya hepatitis sangat beragam, di antaranya adalah infeksi virus dan kondisi autoimun. Jenis-jenis hepatitis meliputi hepatitis A, B, C, D, E, dan hepatitis autoimun.
  • Hepatitis toksik (toxic hepatitis)Ini merupakan peradangan pada jaringan hati akibat tubuh terkena seyawa kimia beracun yang menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan hati. Jenis-jenis racun yang dapat menyebabkan hepatitis toksik sangat beragam, baik itu berasal dari obat, suplemen makanan, atau zat kimia lainnya. Seringkali gejala hepatitis toksik akan menghilang dengan sendirinya pada saat tubuh tidak lagi terpapar senyawa tersebut. Namun, pada beberapa kasus, hepatitis toksik yang lebih serius dapat memicu terjadinya kerusakan jaringan hati secara permanen, sirosis dan gagal hati yang membahayakan nyawa Beberapa jenis obat yang dapat mengakibatkan hepatitis toksik adalah paracetamolisoniazidamoxicillindiclofenacfenofibrate, dan phenytoin.
  • Penyakit liver kolestasis (cholestatic liver disease). Kolestasis terjadi akibat gangguan aliran empedu, baik karena berkurangnya cairan empedu maupun karena adanya hambatan pada saluran empedu. Gangguan aliran empedu dapat menyebabkan penumpukan bilirubin di dalam darah. Bilirubin merupakan produk sisa dari penghancuran sel-sel darah merah dan harus dibuang melalui feses maupun urine. Penyebab terjadinya kolestasis di dalam hati cukup beragam, baik akibat gangguan di dalam sel hati (hepatocellular cholestasis) maupun akibat gangguan saluran empedu dalam hati (cholangiocellular cholestasis). Penyebab cholangiocellular cholestasis antara lain: primary biliary cirrhosiscystic fibrosis, dan primary sclerosing cholangitis.
  • Penyakit liver yang diturunkan (inherited liver disease)Penyakit ini disebabkan oleh kelainan genetik yang menyebabkan gangguan fungsi organ hati. Dua jenis penyakit liver genetik yang paling dikenal adalah hemokromatosis dan defisiensi alfa-1 Defisiensi alfa-1 antitripsin merupakan penyakit akibat kekurangan protein alfa-1 antitripsin yang diproduksi di dalam hati untuk melindungi jaringan paru-paru dari kerusakan. Selain kerusakan paru-paru, kekurangan protein alfa-1 antitripsin juga dapat mengakibatkan penyakit liver.
  • Kanker hati. Kanker hati merupakan jenis kanker yang awal munculnya adalah pada organ hati. Terdapat beberapa jenis kanker hati, yaitu hepatocellular carcinoma (HCC), hepatoblastoma, dan cholangiocarcinoma. HCC merupakan bentuk yang paling sering terjadi.

Faktor Risiko Penyakit Liver

Faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit liver, di antaranya adalah:
  • Obesitas.
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Terpapar racun atau zat kimia tertentu.
  • Penyalahangunaan NAPZA dengan berbagi jarum suntik.
  • Terpapar dengan darah dan cairan tubuh orang lain.
  • Sering berganti pasangan dalam hubungan seksual dan tidak melakukan hubungan seksual secara aman.
  • Tato dan tindik.
  • Diabetes dan peningkatan kadar trigliserida.

Gejala Penyakit Liver

Gejala penyakit liver yang muncul pada seseorang sangat beragam, tergantung kepada jenis dan penyebab penyakit liver yang diderita. Berikut beberapa gejala yang dapat ditimbulkan dari penyakit liver, di antaranya adalah:
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Rasa lelah.
  • Warna feses berubah menjadi pucat seperti dempul.
  • Warna urine berubah menjadi gelap seperti teh.
  • Kulit dan mata menjadi kuning.
  • Gatal-gatal pada kulit.
  • Nyeri perut dan perut membesar.
  • Pembengkakkan pada tungkai dan kaki.
  • Mudah memar.

Diagnosis Penyakit Liver

  • Tes Darah. Tes darah berguna untuk mengetahui kondisi peradanganyang terjadi pada hati dan fungsi organ tersebut. Dalam hal ini, petugas laboratorium akan melakukan:
    • Penghitungan sel darah lengkap. Penderita penyakit liver dapat mengalami penekanan sumsum tulang, terutama pada tahap sirosis. Karena itu, akan terjadi penurunan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
    • Pemeriksaan fungsi hati. Dalam hal ini, parameter-parameter yang akan dilihat adalah kadar enzim yang dilepas saat hati mengalami peradangan, seperti SGOT dan SGPT, serta ezim yang dilepas oleh sel di saluran empedu, seperti GGT dan alkali fosfatase. Selain itu diperiksa juga kadar protein dan albumin serta bilirubin dalam darah.
    • INR. Melihat fungsi pembekuan darah.
    • Amonia. Diperiksa bila pasien mengalami gangguan kesadaran yang dicurigai disebabkan oleh gagal hati.
    • Deteksi virus. Pemeriksaan ini dilakukan bila dicurigai terdapat hepatitis A, B, C, atau D
  • Pemeriksaan ini berfungsi untuk mendapatkan gambaran organ hati secara jelas dan organ-organ disekitarnya. Metode yang dapat digunakan antara lain:
    • USG.
    • CT scan.
    • MRI.
  • Biopsi hatiMetode dilakukan dengan cara mengambil sampel jaringan hati menggunakan jarum halus, untuk kemudian dianalisis dengan Pelaksanaan biopsi biasanya didahului dengan pemberian bius lokal pada pasien.
  • Tes Genetik. Tes ini berfungsi untuk mendiagnosis pasien yang menderita penyakit liver yang diturunkan.

Bagi yang sudah bosan dengan pengobatan modern dan ingin kembali beralih ke obat2an herbal, dapat mencoba Jamu Raja Jawa yang berkhasiat untuk mengobati penyakit LEVER.

Jamu ini diracik dari bahan bahan alami yg berkualitas dan sudah terbukti dapat mengobati penyakit LEVER, diracik oleh tabib yang berpengalaman selama puluhan tahun,  menjadikan jamu ini banyak menjadi pilihan masyarakat.

Segala Penyakit pasti ada obatnya.

Sebaik Baik Obat adalah yang alami, bukan sintesis!!
tubuh kita bukan buatan pabrik!!

ISI KEMASAN          : 50 GRAM ( BISA UNTUK 10-15 KALI SEDUH)
HARGA /BOTOL      : Rp. 70.000,-

CARA PENYAJIAN    :
1. SEDUH 1 SENDOK TEH JAMU DENGAN 150 ML AIR PANAS
2. DIAMKAN JAMU 15-20 MENIT HINGGA JAMU MENGENDAP.
3. MINUM AIR JAMUNYA, SISA ENDAPAN JAMUNYA(AMPASNYA) DIBUANG.
Untuk Pemesanan dapat menghubungi Kami via telepon/ WA
Andre      : 0838-9954-6916
Johan      : 0878-8451-5517




LEVER, SAKIT LEVER, OBAT LEVER, OBAT HERBAL LEVER, OBAT LEVER HERBAL, OBAT LEVER MANJUR, OBAT LEVER AMPUH, OBAT LEVER ALAMI, PENGOBATAN LEVER, RAMUAN OBAT LEVER, RAMUAN HERBAL UNTUK LEVER, TERAPI LEVER, PENGOBATAN LEVER ALAMI, PENGOBATAN LEVER HERBAL, OBAT SAKIT LEVER, OBAT SAKIT LEVER ALAMI, OBAT SAKIT LEVER HERBAL, OBAT SAKIT LEVER ALAMI, OBAT SAKIT LEVER AMPUH, OBAT SAKIT LEVER MANJUR

tanaman herbal bangle
TANAMAN BANGLE


Family                 : Zingiberaceae 

NAMA LOKAL  :

Panglai (Sunda), bengle (Jawa), pandhiyang (Madura).; mugle, bengle, bungle, baglai, baniai, banglai, bunglai,; Bangle, kunit bolai, kunyit bolai (Sumatera), banggele (Bali),; Bale, panini, manglai, manguiai, bangerei, wangelei, walegai,; kukuniran, kukundiren, unin makei, unin pakei, bangle, bongle;

Bangle tumbuh di daerah Asia tropika, dari India sampai Indonesia. Di Jawa dibudidayakan atau di tanam di pekarangan pada tempat-tempat yang cukup mendapat sinar matahari, mulai dari dataran rendah sampai 1.300 m dpi. Pada tanah yang tergenang atau becek, pertumbuhannya akan terganggu dan rimpang cepat membusuk. Herba semusim, tumbuh tegak, tinggi 1-1.5 m, membentuk rumpun yang agak padat, berbatang semu, terdiri dari pelepah daun yang dipinggir ujungnya berambut sikat. Daun tunggal, Ietak berseling. Helaian daun lonjong, tipis, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, berambut halus, jarang, pertulangan menyirip, panjang 23-35 cm, Iebar 20-40 mm, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk, bentuk tandan, keluar di ujung batang, panjang gagang sampai 20 cm. Bagian yang mengandung bunga bentuknya bulat telur atau seperti gelendong, panjangnya 6-10 cm, Iebar 4-5 cm. Daun kelopak tersusun seperti sisik tebal, kelopak bentuk tabung, ujung bergerigi tiga, warna merah menyala. Bibir bunga bentuknya bundar memanjang, warnanya putih atau pucat. Bangle mempunyai rimpang yang menjalar dan berdaging, bentuknya hampir bundar sampai jorong atau tidak beraturan, tebal 2-5 mm. Permukaan

luar tidak rata, berkerut, kadang-kadang dengan parut daun, warnanya coklat muda kekuningan, bila dibelah berwarna kuning muda sampai kuning kecoklatan. Rasanya tidak enak, pedas dan pahit. Bangle digolongkan sebagai rempah-rempah yang memiliki khasiat obat. Panenan dilakukan setelah tanaman berumur satu tahun. Perbanyakan dengan stek rimpang.

KHASIAT DAN KEGUNAAN

Demam, Sakit kepala, Batuk, Perut nyeri, masuk angin, sembelit; Sakit kuning, Cacingan, Reumatik, Ramuan jamu, kegemukan; Mengecilkan perut setelah melahirkan;

PEMANFAATAN

BAGIAN YANG DlPAKAI: Rimpang, daun.

KEGUNAAN:

Rimpang:

Demam, sakit kepala.

Batuk berdahak.

Perut nyeri, masuk angin. Sembelit.

Sakit kuning.

Cacingan.

Rheumatism.

Ramuan jamu pada wanita setelah melahirkan.

Mengecilkan perut setelah melahirkan.

Kegemukan.

Daun:

Tidak napsu makan.

Perut terasa penuh.

PEMAKAIAN:

Untuk minum: 1/2 3 jari rimpang, direbus.

Pemakaian luar. Rimpang secukupnya dicuci bersih lalu diparuti dipakai sebagai tapal atau boreh pada sakit kepala,pegal linu, mengecilkan perut sehabis melahirkan. dan sebagainya.

CARA PEMAKAIAN:

1. Demam, masuk angin.

15 g rimpang bangle yang segar dicuci lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas den 2 sendok makan madu. Diaduk merata lalu diperas dan disaring, minum. Lakukan 2 kali sehari.

2. Sakit kepala karena demam.

Rimpang segar secukupnya dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur. Dipakai sebagai pilis pada dahi.

3. Sakit kuning:

1/2 jari rimpang bangle dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan air masak dan madu masing-masing 1 sendok makan. Peras dan saring, minum. Lakukan 2 kali sehari.

4. Nyeri sendi (rheumatism):

Rimpang segar secukupnya dicuci lalu diparut. tambahkan arak sampai menjadi adonan seperti bubur encer. Borehkan kebagian sendi yang sakit.

5 Mengecilkan perut setelah melahirkan: 

Rimpang bangle secukupnya dicuci lalu diparut, borehkan pada perut.

6. Cacingan:

3 jari rimpang bangle, 2jari temu hitam, 5 biji ketumbar dan 5 lembar tangkai daun sirih dicuci lalu diiris tipis-tipis, kemudian ditumbuk halus. Tambahkan 1/ 2 cangkir air masak, diaduk merata lalu diperas dan disaring. Minum.

7 Radang selaput lendir mata:

Rimpang bangle dan kunyit sebesar1 buku jari tangan dan 13 butir jinten hitam dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 1 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, minum.

8. Kegemukan / mengurangi Iemak tubuh: 

a. Sepotong rimpang bangle dan 7 lembar daun jati belanda dicuci lalu direbus dengan 1,5 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum. Pagi dan sore hari.

b. 1/2jari rimpang bangle,1/2jari rimpang temu giring, 3/4 jari rimpang lempuyang wangi, 1/4 genggam daun kemuning, 1/4 genggam daun jati belanda, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong potong seperlunya. Rebus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa 1/2-nya. Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

c. Rimpang bangle dan rimpang temu hitam, masing-masing 1/2jari tangan, dicuci lalu diparut. tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis dan 2 sendok makan madu, aduk merata sambil diremas
remas. Peras dan saring, minum. Lakukan 2-3 kali sehari.

KOMPOSISI

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Rimpang berbau khas aromatik, rasanya agak pahit dan agak pedas. Penurun panas (anti piretik), peluruh kentut (karminatif), peluruh dahak (expectorant), pembersih darah, pencahar (laksan), obat cacing (vermifuge). KANDUNGAN KIMIA: Rimpang: minyak atsiri (sineol, pinen), damar, pati, tanin.
Family              : Acanthaceae 

NAMA LOKAL  : Keji Beling (Indonesia), Ngokilo (Jawa); 

tanaman herbal keji beling
keji beling obat kolesterol
Keji Beling (Stachytarpheta mutabilis) adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu menyerupai rumput berbatang tegak. 

Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan yang tumbuh sebagai semak. Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi coklat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, 

pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus hampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5 8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2 5 cm. Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di tempat terbuka. 1. Syarat Tumbuh a. lklim 

KHASIAT DAN KEGUNAAN 

Tumor, Diabetes melitus, Lever (Sakit kuning), Ambeien (Wasir); Kolesterol, Maag, Kena bisa ulat dan Semut hitam; 
PEMANFAATAN 

1. Tumor 

Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 Iembar. 

Cara pemakaian: dimakan sebagai Ialapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. 

Pantangan: lkan Asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkong, nangka, es, alkohol dan tape, limun dan vitzin. 


2. Diabetes Mellitus 

Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 Iembar. 

Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. 

Pantangan: makanan yang manis-manis. 

3. Lever (sakit Kuning) 

Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 Iembar. 

Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. 

Pantangan: makanan yang mengandung lemak. 

4. Ambeien (wasir) 

Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 Iembar. 

Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. 

Pantangan: Daging kambing dan makanan/masakan yang pedas. 

5. Kolesterol tinggi 

Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 Iembar. 

Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. 

Pantangan: makanan yang berlemak. 

6. Maag 

Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar. 

Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. 

Pantangan: makanan pedas atau asam. 

7. Kena Bisa Ulat dan Semut Hitam 

Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar1 lembar. 

Cara Pemakaian: digosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga daun tersebut mengeluarkan air dan hancur. Dilakukan 2 kali setelah berselang 2 jam. 

KOMPOSISI 

Daun kejibeling mengandung unsur-unsur mineral seperti kalium, natrium, kalsium dan beberapa unsur Iainnya.